Senin, 27 Juni 2011

Brokoli Sayuran Dewa Jupiter

Brokoli adalah tanaman sayuran yang termasuk dalam suku kubis-kubisan atau Brassicaceae. Brokoli berasal dari daerah Laut Tengah dan sudah sejak masa Yunani Kuno dibudidayakan. Sayuran ini masuk ke Indonesia belum lama (sekitar 1970-an) dan kini cukup populer sebagai bahan pangan.

# Dari Etruska
Konon, bangsa Etruska yg pertama kali menanam brokoli. Kira-kira 3000 tahun yg lalu. Bangsa Etruska merupakan bangsa kuno Italia. Saat datang ke Tuscany, Italia, mereka membawa brokoli. Sejak saat itu brokoli menjadi makanan favorit bangsa Romawi.


# Jari Hijau Jupiter
Sayuran ini terkenal punya cabang-cabang yg kuat. karena itu nama dan sebutannya disesuaikan dengan cabangnya itu. Nama brokoli diambil dari bahasa Latin, bracchium. Artinya, tangan, lengan atau cabang yg kuat. Lalu jaman dulu, para petani Romawi menyebut brokoli sebagai lima jari hijau Jupiter, Raja para dewa dalam mitologi Romawi.

#Sayuran sehat yg awalnya tidak disukai
Awalnya, bangsa-bangsa lain tidak seperti bangsa Romawi yg langsung menyukai brokoli. Pada awal abad ke-18, brokoli masuk ke Inggris. Namun orang-orang disana tidak peduli. Bahkan pada tahun 1724, seorang penulis Inggris bilang, brokoli itu seperti benda asing di Inggris. Tapi lama kelamaan brokoli digemari di Inggris.

Begitu juga di Perancis, tetapi kemudian Ratu Catherine de Medici memperkenalkan brokoli kepada orang perancis. Ratu Catherine sebenarnya dari Italia, ia menikah dengan Raja Henri II dan menjadi Ratu Perancis. Ketika ia pindah ke Perancis, ia membawa serta para kokinya dan sayuran dari Italia, termasuk brokoli.

Brokoli mengandung berbagai zat yg penting bagi tubuh. Kandungan vitamin C pada secangkir brokoli, sama dengan kandungan vitamin C pada sebutir jeruk. Lalu, kandungan kalsium pada secangkir brokoli, juga sama dengan kalsium pada setengah cangkir susu. Selain itu, secangkir brokoli memberikan 10% zat besi yg dibutuhkan tubuh setiap harinya. Brokoli pun sangat kaya akan vitamin A. Brokoli juga mengandung senyawa glukorafanin, yang merupakan bentuk alami senyawa antikanker sulforafana (sulforaphane). Selain itu, brokoli mengandung senyawaan isotiosianat yang, sebagaimana sulforafana, ditengarai memiliki aktivitas antikanker.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar